Jumat, 14 Oktober 2011

Perilaku Konsemen Terhadap Produk Sepatu

A. PENDAHULUAN

A. PENDAHULUAN
Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Definisi lainnya adalah bagaimana konsumen mau mengeluarkan sumber dayanya yang terbatas seperti uang, waktu, tenaga untuk mendapatkan barang atau jasa yang diinginkan.
B. PERMASALAHAN
v  Yang mempengaruhi konsumen membeli produk yang berbeda;
1.      Indiviudu :
a)      Kebutuhan individu (seperti pria atau wanita ),
b)      Demografi konsumen (situasi dan kondisi wilayah serta iklim setempat),
c)      Gaya hidup dan Karakteristik personalia (psikolgis atau jiwa dan raga atau fisik konsumen).
2.      Lingkungan Internal :
a)      Budaya (Norma kemasyarakatan, pengaruh kedaerahan atau kesukuan),
b)      Kelas sosial (keluasan grup sosial ekonomi atas harta milik konsumen),
c)      Grup tata muka (teman, anggota keluarga, dan grup referensi).
3.      Lingkungan Eksternal :
a)      Ekonomi (kemampuan menyediakan produk bagi permintaan dan penawaran pasar),
b)      Politik dan hukum (kebijakan atau peraturan yang menentukan pasar),
c)      Teknologi informasi (informasi iklan atau promosi).
C. TUJUAN
           Untuk menegtahuai informasi berbagai jenis kebutuhan sepatu wanita, dengan segala motifasi konsumen untuk membeli sebuah produk tetentu.
D. PEMBAHASAN
v  Tipe respon konsumen
v  Tahapan konsumen membeli produk ‘Sepatu’:
1.      Pengenalan Kebutuhan
Merupakan tahap pertama proses keputusan pembeli, yaitu ketika konsumen mengenali adanya masalah atau kebutuhan. Ada seorang siswi, kelas 3 SMA yang akan mengadakan acara perpisahaan secara resmi di sebuah gedung mewah. Ia membutuhkan sepasang pepatu untuk datang ke acara tersebut.
2.      Pencarian Informasi
Tahap yang merangsang konsumen untuk mencari informasi lebih banyak, konsumen mungkin hanya meningkatkan perhatian atau mungkin aktif mencari informasi:
a)      Sumber pribadi: keluarga, teman, tetangga, kenalan
b)      Sumber komersial: Iklan, wiraniaga, agen, kemasan, pajangan
c)      Sumber publik: media massa, organisasi penilai konsumen
d)     Sumber pengalaman: penanganan, pemeriksaan dan menggunakan produk
3.      Evaluasi Alternatif
Tahap ketika konsumen menggunkan informasi untuk mengevaluasi merek alternative dan perangkat pilihan.
4.      Pemilihan
Tahap pemilihan yang terabaik, sesuai kebutuhan dan sesuai anggaran. Yang di perlukan sepasang sepatu yang ukuran 38, tinggi tumit 5cm, dengan pilihan warna coklat/putih/ hitam/perak/emas dan perkiraan anggaranya sekitar Rp.200.000–Rp.500.000
5.      Keputusan Membeli
Tahap, ketika konsumen benar­-benar membeli produk. Setelah melalui proses diatas, siswi tersebut pun memutuskan membeli sepasang sepatu yang sesuia dengan piliannya.
6.      Tingkah Laku Pasca Pembelian
Tahap ketika konsumen mengambil tindakan lebih lanjut setelah membeli berdasarkan pada rasa puas dan tidak puas.
7.      Kesadaran
Konsumen menjadi sadar akan produk baru, tetapi kurang informasi me­ngenai produk tersebut.
8.      Tertarik
Konsumen mencari informasi mengenai produk baru.
9.      Evaluasi
Konsumen mempertimbangkan apakah masuk akal untuk mencoba produk baru.
10.  Mencoba
Konsumen mencoba produk baru dalam skala kecil untuk meningkatkan perkiraannya mengenai nilai produk tersebut.
11.  Adopsi
Konsumen memutuskan untuk menjadi pengguna produk baru sepenuhnya dan teratur (loyal).
v  Empat tipe proses pembelian produk ‘Sepatu’:
1.      Proses “ Complex Decision Making “, terjadi bila keterlibatan kepentingan tinggi pada pengambilan keputusan yang terjadi. Konsumen secara aktif mencari informasi untuk mengevaluasi dan mempertimbangkan pilihan beberapa merek dengan menetapkan kriteria tertentu. Subjek pengambilan keputusan yang komplek adalah sangat penting. Konsep perilaku kunci seperti persepsi, sikap, dan pencarian informasi yang relevan untuk pengembangan stratergi pemasaran. Seperti produk sepatu yang di gunakan oleh seorang karyawati yang bekerja disuatu perkantoran, maka ia harus memiliki sepatu yang nyaman di pakai, bagian depan sepatu tertutup, bertumit tinggi dan kelihatan elegan dan smart. Jadi, sang karyawati harus menyempatkan waktu dan anggaran untuk menyari sepatu yang sesuai dengan keinginannya.
2.      Proses “ Brand Loyalty “. Ketika pilihan berulang, konsumen belajar dari pengalaman masa lalu dan membeli merek yang memberikan kepuasan dengan sedikit atau tidak ada proses pertimbangan dalam pengambilan keputusan. Loyalitas merek muncul dari kepuasan pembelian yang lalu. Sehingga, pencarian informasi dan evaluasi merek terbatas atau tidak penting keberadaannya dalam konsumen memutuskan membeli merek yang sama. Seperti sepatu yang digunakan oleh seorang artis yang harus tampil di depan fans atau yang menonton artis tersebut. Ia harus memiliki sepatu yang cocok, nyaman dan mewah, maka dari itu ia memiliki perancang sepatu langanan untuk menunjang penmpilannya. Yang mana sang perancang sudah tahu detai serta kebutuhan sang artis.
3.      Proses “ Limited Decision Making “. Konsumen kadang-kadang mengambil keputusan walaupun mereka tidak memiliki keterlibatan kepentingan yang tinggi, mereka hanya memiliki sedikit pengalaman masa lalu dari produk tersebut. Pengambilan keputusan terbatas juga terjadi ketika konsumen mencari variasi. Keputusan itu tidak direncanakan, biasanya dilakukan seketika berada dalam toko. Seperti sepatu yang dipakai oleh mahasiswi yang setiap hari bertampilan berbeda, maka dari itu ia harus memiliki sepatu yang cocok di padu–padankan dengan pakaiannya. Jadi, jika ia pergi ke mall berniat membeli buku dan ditenggah jalan ia meliahat sepasang sepatu yang bagus dan ia belum punya, maka ia akan membelinya.  
4.      Proses “ Inertia “. Tingkat kepentingan dengan barang adalah rendah dan tidak ada pengambilan keputusan. Inertia berarti konsumen membeli merek yang sama bukan karena loyal kepada merek tersebut, tetapi karena tidak ada waktu yang cukup dan ada hambatan untuk mencari alternatif, proses pencarian informasi pasif terhadap evaluasi dan pemilihan merek. Robertson berpendapat bahwa dibawah kondisi keterlibatan kepentingan yang rendah “ kesetiaan merek hanya menggambarkan convenience yang melekat dalam perilaku yang berulang daripada perjanjian untuk membeli merek tersebut” contoh pembelian sayur dan kertyas tisu.

E. KESIMPULAN
            Sepasang sepatu merupakan alas kaki yang berfungsi melindungi dan memperindah kaki setiap yang memakainnya. Terkadang menimbulkan efek pembangkit mood yang luar biasa. Itulah sebabnya banyak tergila-gila pada sepatu. Di saat fashion menjadi sebuah tuntutan hidup, perannya yang hanya sebuah alas kaki pun bergeser menjadi pelengkap penampilan. Sepasang sepatu tidak hanya mentransformasi penampilan, Jadi, sudah saatnya Anda memperhatikan sepatu yang cocok dengan busana dan aksesori yang dikenakan.
Untuk mengetahui sepatu-sepatu yang cocok untuk Anda dan sebelum berbelanja, tidak ada salahnya mengetahui jenis-jenis sepatu yang bisa menunjang penampilan.
1. The Ankle Strap Shoes
Jenis sepatu ini memiliki satu atau dua tali pada pergelangan kaki yang dapat dikencangkan. Selain berfungsi untuk mengencangkan sepatu, tali ini juga berfungsi sebagai pemanis pergelangan kaki. Sepatu ini cocok dipakai wanita dengan kaki yang kurus dan panjang.Jika ingin menghadiri pesta sehabis jam kerja, tidak perlu khawatir, karena sepatu ini cocok digunakan ke kantor, dan untuk menghabiskan malam saat berkumpul bersama kolega-kolega bisnis atau teman-teman sehabis bekerja seharian.

2. Ballet Flat Shoes
Jika Anda termasuk pribadi casual, simpel, dan lebih mengutamakan kenyamanan saat menggunakan sepatu, sepatu ballet flat bisa jadi pilihan pas untuk Anda. Sepatu ini memang lebih banyak digunakan remaja perempuan, tetapi wanita eksekutif tetap dapat bergaya dengannya. Pilihlah ballet flat yang dihiasi dengan permata-permata cantik atau pita.


3. The French Heel
Banyak wanita menggunakannya, tapi tidak mengetahui namanya. Sepatu ini memiliki tinggi hak yang medium dan biasanya berbentuk lengkung dan kotak di bagian bawah haknya. Sepatu yang dikembangkan oleh King
Louis XIV ini dapat digunakan untuk beraktivitas di kantor dan cocok digunakan dengan pakaian apapun.




4. The Kitten Heel
Sepatu ini memiliki bentuk yang hampir sama dengan sepatu french heel, namun sesuai dengan namanya, hak pada sepatu ini sangat kecil dan berbentuk seperti busur panah. Biasanya, sepatu ini memiliki tinggi kurang dari 3 cm.





5. The Stiletto Heel
Stiletto adalah istilah yang digunakan untuk sepatu dengan hak yang sangat tipis. Sepatu yang sangat feminim ini membuat pemakainya terlihat ramping. Dengan mengenakan jenis sepatu ini, Anda akan
terlihat elegan dan seksi.  Namun, untuk beberapa wanita, penggunaan stiletto yang terlalu sering akan mengakibatkan sakit pada bagian pinggang.



6. The Wedge Heel
Wedge dapat menjadi ‘teman’ sangat pas untuk diajak hang out karena haknya yang tebal dan rata dari bagian jari ke bagian tumit. Wedge tetap memberi kesan ramping pada kaki dan tinggi yang sesuai tanpa terlihat aneh.Anda dapat memadukannya dengan Bohemian style, pencil skirt, A-line skirt, celana dengan potongan yang lebar, jeans, skinny pants.






7. The Mary Jane
Jenis sepatu ini dapat berupa flat ataupun berhak. Namun yang pasti, sepatu ini memiliki tali di bawah pergelangan kaki, dan ujung kaki bulat atau sedikit kotak. Sepatu jenis ini terlihat sangat kasual.
Menggunakannya dengan legging, skinny jeans, rok mini, akan membuat penampilan terlihat cantik. Namun, jangan menggunakannya dengan harem, celana kargo, dan celana berpotongan lurus dan lebar.



8. The Mule
Mule atau biasa kita sebut dengan selop sangat mudah digunakan karena hanya tertutup pada jari-jari kaki, tidak pada tumit. Bagian pada jari kaki bisa seluruhnya tertutup atau dapat berupa open toe atau peep
hole shoe. Anda dapat terlihat kasual dengan memakai selop yang tidak terlalu banyak detail, Anda pun dapat memakainya pada pesta dengan memilih yang dihiasi batu-batu permata, atau warna glamor.

9. The Pump
Tertutup di semua sisi kaki, dapat menggunakan tali pada pergelangan atau antara pergelangan dan jari, serta menggunakan hak, membuat istilah ini sering digunakan untuk segala jenis sepatu. Namun biasanya, pump dilengkapi dengan hak stiletto.







10. The Peep-Toe Shoe dan Open Toe
Sepatu peep-toe memiliki lubang kecil berbentuk bulat yang akan memperlihatkan jari kaki, biasanya ibu jari atau jari tengah yang hanya akan terlihat. Biasanya memiliki lubang yang memperlihatkan jari kaki pemakai. Untuk dapat memakai sepatu ini, pastikan jari-jari kaki Anda terawat dan bersih. Sepatu ini cocok dipakai untuk pesta, jalan-jalan santai, atau ke kantor, tergantung pilihan detail dari sepatu yang dikenakan.




11. The Platform Shoe
Sepatu platform adalah sepatu dengan sol yang tebal di depan sepatu, biasanya dipadukan dengan hak wedge (hak tebal), atau stiletto. Penggunaan sol yang tebal pada sepatu ini mempermudah pemakaiannya. Pemakai jadi tidak mudah capai, namun tetap menarik dan dapat tampak tampil lebih tinggi. Dengan menggunakan sepatu ini, Anda akan terlihat lebih ramping dan tentunya tinggi semampai.





 12. Sandal
Sandal adalah flip-flop atau sandal jepit. Sangat santai tapi nyaman digunakan pada saat berlibur atau jalan-jalan santai di lingkungan rumah. Sandal ini dibuat berbagai desain cantik, sandal yang sangat nyaman digunakan dan cocok untuk berjalan-jalan. Sandal-sandal ini dapat digunakan dengan skinny jeans, rok casual, dan gaun mini yang funky.




13. The Sling-Back
Jenis sepatu ini perpaduan antara mole dan pump. Tertutup di bagian depan kaki, namun memiliki tali pengikat yang di bagian belakang kaki.







14. The T-Bar Shoe
Sepatu ini memiliki kemiripan dengan sepatu mary jane, namun tali pengikat yang berada di tengah-tengah pergelangan dan jari kaki berbentuk huruf T.







15. Boot
Sepatu boot setinggi lutut tidak hanya digunakan untuk menghangatkan badan dari cuaca dingin, tetapi juga dapat fashionable.Jadi pastikan penggunaan boot bukan hanya sebagai alat fashion tetapi juga sesuai dengan fungsi awalnya. Bagi Anda yang tinggal di daerah tropis ankle boot menjadi salah satu pilihan tepat. Anda juga dapat memilih perpaduan antara sepatu gladiator dan boot untuk jalan-jalan di sore hari.


 16. Oxford
Jika anda sering melihat sepatu kerja para pria, berarti anda sering melihat jenis sepatu oxford. Sepatu jenis ini dikembangkan untuk dapat digunakan wanita. Oxford akan memberikan kesan maskulin pada wanita,
namun tetap terlihat cantik. Perpaduan antara oxford dengan skinny jeans, legging, mid-lenght skirt (rok selutut), atau rok mini akan membuat penampilan berbeda, namun tetap menarik.





Jumat, 23 September 2011

EKONOMI KOPERASI

A.PENDAHULUAN.
Perekonomian adalah bagaimana suatu negara mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengatur faktor produksinya. Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.

Sistem ekonomi dibedakan menjadi 2 macam:
1. Perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi.
2. Perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan.

Indikator yang digunakan untuk menghitung tingkat Pertumbuhan Ekonomi:
1. Tingkat Pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto)
2. Tingkat Pertumbuhan PNB (Produk Nasional Bruto)

Penilaian secara pembagunan ekonomi dan pertumbuhan ekonomi:
- Pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan hanya pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur perekonomian.
- Pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan.


B. SEJARAH SINGKAT AWAL PEREKONOMIAN DI INDONESIA
Letak posisi geografis Negara Indonesia merupakan posisi yang strategis dalam jalur pelayaran niaga antar benua. Raja-raja dan para bangsawan mendapatkan kekayaannya dari berbagai upeti dan pajak. Tak ada proteksi terhadap jenis produk tertentu, karena mereka justru diuntungkan oleh banyaknya kapal yang “mampir”. Penggunaan uang yang berupa koin emas dan koin perak sudah dikenal di masa itu, namun pemakaian uang baru mulai dikenal di masa kerajaan-kerajaan Islam, Namun penggunaan uang masih terbatas, karena perdagangan barter banyak berlangsung dalam sistem perdagangan Internasional. Karenanya, tidak terjadi surplus atau defisit yang harus diimbangi dengan ekspor atau impor logam mulia. Kejayaan suatu negeri dinilai dari luasnya wilayah, penghasilan per tahun, dan ramainya pelabuhan.Hal itu disebabkan, kekuasaan dan kekayaan kerajaan-kerajaan di Sumatera bersumber dari perniagaan, sedangkan di Jawa kedua hal itu bersumber dari pertanian dan perniagaan. Di masa pra colonial pelayaran niagalah yang cenderung lebih dominan. Namun dapat dikatakan bahwa di Indonesia secara keseluruhan, pertanian dan perniagaan sangat berpengaruh dalam perkembangan perekonomian Indonesia, bahkan hingga saat ini. Seusai masa kerajaan-kerajaan Islam, pembabakan perjalanan perekonomian Indonesia dapat dibagi dalam empat masa, yaitu masa sebelum kemerdekaan, orde lama, orde baru, dan masa reformasi.

C. SEJARAH SINGKAT KOPERASI DI INDONESIA
Sejarah singkat gerakan koperasi bermula pada abad ke-20 yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak spontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya. Koperasi tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistemkapitalisme semakin memuncak. Beberapa orang yang penghidupannya sederhana dengan kemampuan ekonomi terbatas, terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara spontan mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri dan manusia sesamanya.
De Wolffvan Westerrode sewaktu cuti berhasil mengunjungi Jerman dan menganjurkan akan mengubah Bank Pertolongan Tabungan yang sudah ada menjadi Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian. Selain pegawai negeri juga para petani perlu dibantu karena mereka makin menderita karena tekanan para pengijon. Ia juga menganjurkan mengubah Bank tersebut menjadi koperasi. Di samping itu ia pun mendirikan lumbung-lumbung desa yang menganjurkan para petani menyimpan pada pada musim panen dan memberikan pertolongan pinjaman padi pada musim paceklik. Ia pun berusaha menjadikan lumbung-lumbung itu menjadi Koperasi Kredit Padi. Tetapi Pemerintah Belanda pada waktu itu berpendirian lain. Bank Pertolongan, Tabungan dan Pertanian dan Lumbung Desa tidak dijadikan Koperasi tetapi Pemerintah Belanda membentuk lumbung-lumbung desa baru, bank –bank Desa , rumah gadai dan Centrale Kas yang kemudian menjadi Bank Rakyak Indonesia (BRI). Semua itu adalah badan usaha Pemerntah dan dipimpin oleh orang-orang Pemerintah.

Fungsi dan peran koperasi Indonesia
Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain yaitu mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.

Koperasi berlandaskan hukum
Koperasi berbentuk Badan Hukum menurut Undang-Undang No.12 tahun 1967 adalah Organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama, berdasarkan asas kekeluargaan. Kinerja koperasi khusus mengenai perhimpunan, koperasi harus bekerja berdasarkan ketentuan undang-undang umum mengenai organisasi usaha (perseorangan, persekutuan, dsb.) serta hukum dagang dan hukum pajak.

D. KOPERASI DI INDONESIA
Koperasi adalah merupakan singkatan dari kata co dan operation. Koperasi adalah suatu kumpulan orang-orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama. landasan aktifitas koperasi di Indonesia, yaitu: Landasan Idiil = Pancasila, Landasan Mental = Setia kawan dan kesadaran diri sendiri, Landasan Struktural dan gerak = UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1.
Fungsi koperasi di Indonesia sebagai pendorong dan penggerak aktivitas perekonomian bangsa  karena, sebagai urat nadi kegiatan perekonomian Indonesia, sebagai upaya mendemokrasikan sosial ekonomi Indonesia, untuk meningkatkan kesejahteraan warga negara Indonesia, memperkokoh perekonomian rakyat indonesia dengan jalan pembinaan koperasi. Serta peran dan tugas koperasi di Indonesia menjadi sangatlah penting bagi rakyat karena dapat meningkatkan tarah hidup masyarakat Indonesia, mengembangkan demokrasi ekonomi di Indonesia, dan mewujudkan pendapatan masyarakat yang adil dan merata dengan cara menyatukan, membina, dan mengembangkan setiap potensi yang di miliki.

lihat juga :
1. 
http://afinasilmi.blogspot.com/2011/09/membaca-peluang-pasar.html
2. http://afinasilmi.blogspot.com/2012/01/kud-koperasi-unit-desa.html

Kamis, 22 September 2011

MEMBACA PELUANG PASAR

A. MEMBACA PELUANG PASAR
Membaca peluang pasar merupkan kegitan bagaimana individu atau suatu kelompok mempelajari dengan perhitungan dan ramalan serta memahami prospek kebutuhan pasar yang dihadapi sekarang dan dimasa yang akan datang. Dan merupakan proses awal untuk melakukan suatu kegiatan/aktivitas timbal–balik dari Rumah Tangga Perusahaan yang menghasilkan suatu produk yang akan di distribusikan ke Rumah Tangga Konsumen(keluarga), dengan mengkorbankan sejumlah biaya yang akan di terima oleh Rumah Tangga Perusahaan. Maka dari itu pengusaha harus jeli untuk melihat peluang maupun kesempatan yang ada pada saat kondisi dan situasi apapun jug. Pertama, yang harus menjawab pertannyan berikut, yaitu 5W+1H;
1.   Tindakan Apa yang harus dilakukan. (what)
2.   Mengapa tindakan tersebut harus dilakukan. (why)
3.   Dimana tindakan tersebut dilakukan. (where)
4.   Kapan tindakan tersbut di lakukan. (when)
5.   Siapa yang akan melukan tindakan tersebut. (who)
6.   Bagaimana cara melaksanakan tindakan tesebut. (how)

Karena setiap usaha berbeda sumber daya dan variable pendukungnya, maka resiko yang dialami berbeda pula. Jadi kita perlu adanya sistem manajemen yang solid dan profesional. Kedua, mempertimbangakan manajemen;
1.      Perncanaan: tujuan, strategi
2.      Pengorganisasian: personalia, staffing
3.      Pengarahan: tugas, wewenag,
4.      Pengkoordinasi: sentralisasi, desentralisasi
5.      Pengawasan: cara agar rencana terlaksana
6.      Pelaporan: hasil kegiatan

B. PELUANG USAHA
            Menurut saya peluang usaha yang bagus di indinesia itu banyak, karena dilihat dari berbagai factor dan aspek pendukung. Pertama,faktor-faktor internal  yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi
1. Faktor Sumber Daya Manusia, Sejauh mana sumber daya manusia selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
2. Faktor Sumber Daya Alam, Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.
3. Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan prosespembangunan.
4. Faktor Budaya, Faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan.
5. Sumber Daya Modal, Sumber daya modal berupa barang-barangmodal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.

Kedua,Faktor-faktor eksternal mempengaruhi pertumbuhan ekonomi
1. Variabel Sosial, - Faktor demografik/demografis, - Faktor gaya hidup,- Faktor nilai social.
2. Variabel Ekonomi, - Factor pendatan dan konsumsi, - Factor simpanan/tabungan, - Faktor produksi barang dan jasa.
3. Variabel Politik, - Faktor pemerintah, - Faktor kebijakan, - Faktor peraturan/ perundang-undangan.
4. Variabel Teknologi, - Faktor efisiensi, - Faktor efktifitas, - Faktor oprasional
5. Variable internasional, - Faktor informasi, - Faktor persaingan, - Faktor investasi.

C. AGRIBISNIS (AGROBISNIS)
Dari melihat peluangnya Indonesia memiliki banyak potensi sumber daya alamnya, Maka dari itu saya sangat berminta dengan usaha AGRIBISNIS, yaitu usaha yang merupakan kegiatan bisnis yang mengalokasikan sumber daya alam dengan mebudidayakan objek tumbuhan(flora), hewan(fauna), dan organisme lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Semua itu dapat di jadikan usaha yang mata rantai yang cukup panyang dari hulu hingga hilir, yaitu seperti prapengolahan lokasi sumber daya, proses pengolahan sumber daya untuk di budidayakan, dan pasca pengolahan yang hasilnya bermacam–macam. setelah itu, pemasaran yang mudah melalui media masa, media informasi dan teknologi, serta pemasaran yang paling murah saat ini ialah melalui budaya/social masyarakat yang luas untuk menyebrkan dari satu orang ke orang yang lain. Selain dapat di konsumsi sendiri/langsung agribisnis ini pun memiliki peluang pasarnya yang cakupannya sangat luas yaitu pasar daerah, pasar nasional dan pasar global. Dan dapat memabantu laju pertumbuhan dan pembagunan daerah ataupun nasional. Agribisnis memiliki macam–macam budidaya, yaitu seperti; 1. Pertanian.
             2. Perkebunan.
             3. Perikanan.
             4. Perternakan.
             5. Perhutanan.
             6. Pelautan.

            Resiko yang akan dihadapi jika menjalani agribisnis, yaitu seperti;
1.      karena ini bersumber dari alam yang terbatas maka haruslah di adakan pengelolaan yang berkelanjutan agar tidak mati ataupu punah.
<;!--[if !supportLists]-->2.      Karena berkaitan dengan makhluk hidup maka, harus di perhatikan perkembangannya. Seperti sakit, atau di serang hama atau terkena virus.
3.      Membutuhkan sumber tenaga manusia yang cukup banyak.
4.      Memerlukan jangka waktu/ berpriode.
5.      Merupakan kerja lapangan.
6.      Membutuhkan sumber daya lainnya untuk pertumbuhannya. Seperti air, udara, tanah, matahari, ataupun organisme lainnya.

Keuntungan yang akan di terima jika menjalani agribisnis, yaitu seperti;
1.      Peluang pasar yang sangat luas dari konsumsi sendiri, daerah, nasional, dan internasional.
2.      Bisnis ini merupakan kebutuhan pokok bagi setiap individu manusia maupun sekelompok organisme.
3.    &;nbsp; Mengurangi jumlah pengganguran.
4.      Merupakan industri yang sagat menguntungkan dari hulu hingga ke hilir.
5.      Mudah mengajukan pinjaman atau kredit kepada pihak lain.
6.      Pola usaha yang kompetitif.


lihat juga :
            

Jumat, 20 Mei 2011

TWO UNFORTUNATE LOVE STORY

Galina And Rachel Love StoryGalina Rakasiwi, school children who are poor unpretentious but clever, handsome, smart and good music make poetry, and always ride bicycles to school, suddenly fell in love with Rachel Suminar, new students moving from another city, which is a beautiful child and rich.Because of its hospitality, Rachel immediately got a lot of close friends. Rachel became the charmer, the men fight in the school, among others, who are always busy Antonio opened the car door for her every home school. However, Rachael just like Galileo, especially when looking at a basketball game Galina is so great. Unfortunately, Galileo actually indifferent to it, actually tend to like no matter.Actually, Galina like Rachel. However, Galileo did not have the courage to approach Rachel because they feel have social differences. Thanks to the help of friends Rachel and Aunt Cafeteria, Rachel finally managed to close to Galina, and the results they were dating.Rachel's father, who was upholding the dignity, strongly opposed their relationship. Violence in fact utilized by Rachel's father Antonio who was hurt that Rachel was rejected. Antonio's father several times complained to Rachel about Galileo and Ratna meeting which eventually led to Rachel's father scolding his son and drove Galina.
Love story of Romeo and JulietShe entered the age of 17 years, her parents had held a birthday party for their daughter on the anniversary, while also introducing Valiant Juliet and Paris, the young parents' choice. Juliet's father is the leader in Capulets family feud that has already dropped down on Mountage family.Romeo, a young man of family breakup Mountage just because the live girlfriend to marry another man. On the night of the party dikediaman Capulets, Romeo Castle residence of a passing front Capulets suddenly interested to go quietly into the Castle residence Capulets to find out crowd in it.That is where Romeo finds his love again when stunned to see her at her birthday party and by chance they can meet who have the impression in the liver respectively.Since the meeting of Romeo and Juliet became lovers when their love is kept secret from both sides of their respective families until one day there is an incident involving one of the families of Romeo and Capulets family that caused the death of Mercutio, a friend of the family because the fight with Tybalt Mountage family of Capulets. The death of his friend making a dark eye and Romeo kills Tybalt replied.

Senin, 09 Mei 2011

in my opinion, it is criminal...

Criminality

Criminality is the thing - things that are criminal, which is a process that shows the actions, events or incidents that violate criminal law. And can be punished by laws - laws that apply.Share the criminal events that occurred in various places, time and opportunity. With a variety of ways in which such as fraud, pemerasaan, robbery, misappropriation of funds and abuse of authority. This all can happen in various fields of economic, social, cultural, political, legal, up to international relations and information technology. And this can happen in society Umm, community organizations, political parties, a company, in a bank, governance institutions and all levels of power and institutions in society.This criminal case, due to various factors that underlie a person or persons to commit a criminal act. And as for trending factors - such as the following factors: lack of competent human resources, and berkuantitas berkualits accordance with the expertise and ability, because of lack of education or science penggetahuan supports adequate, less strong economy to support herself. This crime occurred because of lack of supervision and a weak legal action and selective logging.Various ways in which to conduct a criminal tindakkan who has organized or not organized to perform the action. They also use all means for the goals and targets they want to achieve can be accomplished. They also perform an action with a cunning and ruthless manner such as to threaten, kill, and suggesting the wrong ideology. Thus creating susasana, situations and conditions very difficult and complicated; kepanikkan, fear and mental pressure for korabannya. While this situation has created the criminal easily manage and menggendalikan circumstances they want.Therefore, we all must be aware of and anticipate every possibility that will happen in our lives lingkungnan. By the way, namely the first mode, menggenal our environment by socializing with neighbors, relatives and friends sepermainana. The second way, mepelajari general and specialized knowledge in formal education or informal education in depth. The third way, fortify themselves with carrying out orders and stay away from that in laranggan taught by religion. The fourth mode, which menegetahui rights and duties of the lives we live. The fourth mode, mengaantisipasi, mewaspadasi, and analyzing events that are happening and will happen, so that we avoid things - things that are not diingginkan. Fifth, if it occurs crime reported to the police authorities.

Selasa, 03 Mei 2011

HP Envy 17 3D

 
The Hewlett-Packard has officially released the HP Envy 17 3D, Friday (12/17/2010). HP Envy 17 3D is a 17-inch laptop that has been supporting the first 3D 1080p and Blu-ray. In addition to the features of the 3D active shutter glasses, 3D-capable full HD Ultra BrightView display and a Blu-ray optical drive, the HP Envy 17 Beats Audio 3D also comes with a Triple Bass Reflex subwoofer, Intel's Core i7 processor.
With all the advantages, you like to bring 3D entertainment into the home. "We offer HP's latest Envy for those who have a taste of quality digital entertainment offerings of high-performance notebooks," said Megawaty Khie, managing director, personal systems group, HP Indonesia.
Like the 3D cinemas, the sale of this notebook also comes with special glasses. With 17.3-inch screen, sharp picture and feel alive. Audio-visual quality is designed to make people feel satisfied because it can menikmat FLM, music, or other multimedia content to the fullest. "Accessories that we created is to complement the technological superiority that we made. With all the preparations, HP brings the sensation of a premium to the center of family entertainment," he continued.
Equipped with graphic card ATI Mobility Radeon HD 5850 dedicated graphics, ATI Eyefinity technology, the HP Envy 17 3D can perform information processing high-definition multimedia processing multimedia information to go on smoothly, even when used in conjunction with other processes. To support multiple external displays, HP provides high capacity data room that is up to 2TB.
Dibandrol USD 2,300, Mega optimistic sales of HP's Envy 17 3D acceptable Indonesian society. "Our goal is a premium class who expect maximum entertainment with limited time. So without having to leave the workspace, the maximum HP that deliver quality entertainment,"said Megan. (MPA / test / nat)

In my opinion, is the Criminal ...

Criminality
Criminality is the thing - things that are criminal, which is a process that shows the actions, events or incidents that violate criminal law. And can be punished by laws - laws that apply.
Share the criminal events that occurred in various places, time and opportunity. With a variety of ways in which such as fraud, pemerasaan, robbery, misappropriation of funds and abuse of authority. This all can happen in various fields of economic, social, cultural, political, legal, up to international relations and information technology. And this can happen in society Umm, community organizations, political parties, a company, in a bank, governance institutions and all levels of power and institutions in society.
This criminal case, due to various factors that underlie a person or persons to commit a criminal act. And as for trending factors - such as the following factors: lack of competent human resources, and berkuantitas berkualits accordance with the expertise and ability, because of lack of education or science penggetahuan supports adequate, less strong economy to support herself. This crime occurred because of lack of supervision and a weak legal action and selective logging.
Various ways in which to conduct a criminal tindakkan who has organized or not organized to perform the action. They also use all means for the goals and targets they want to achieve can be accomplished. They also perform an action with a cunning and ruthless manner such as to threaten, kill, and suggesting the wrong ideology. Thus creating susasana, situations and conditions very difficult and complicated; kepanikkan, fear and mental pressure for korabannya. While this situation has created the criminal easily manage and menggendalikan circumstances they want.
Therefore, we all must be aware of and anticipate every possibility that will happen in our lives lingkungnan. By the way, namely the first mode, menggenal our environment by socializing with neighbors, relatives and friends sepermainana. The second way, mepelajari general and specialized knowledge in formal education or informal education in depth. The third way, fortify themselves with carrying out orders and stay away from that in laranggan taught by religion. The fourth mode, which menegetahui rights and duties of the lives we live. The fourth mode, mengaantisipasi, mewaspadasi, and analyzing events that are happening and will happen, so that we avoid things - things that are not diingginkan. Fifth, if it occurs crime reported to the police authorities.